Anti-Wahabis-chart
1,Referensi yang berlaku di kalangan Wahabi,Akidah Wahabi pengikut Ibn Taimiyah yang mengaku Salaf,Dalil akidah atau fikih Imam Syafii,Akidah atau Fikih Imam Syafii pemimpin Ahlu Sunnah Wal Jamaah,Pembahasan bidang Akidah atau Fikih,
2,"Lihat kitab mereka yang berjudul ""Fathul Majid"" karangan Abdurrahman bin Hasan bin Muhammad bin Abdul Wahab halaman 356 cetakan Maktabah Darus Salam, Riyadh","Golongan Wahabi menyerupakan Allah dengan manusia, seraya mengatakan ""Allah duduk di atas Kursi.""","Allah berfirman, ""Tidak ada sesuatupun yang seperti-Nya, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S As Syura,42:11)",Allah tidak duduk diatas Singgasana (Arsy) maupun diatas Kursi karena hal itu merupakan sifat manusia,Kesucian Allah dari perbuatan duduk,
3,"Kitab Bin Baz yang berjudul ""Tanbihat Fi Roddi ala Man Ta'awwala al-Shifaat"" halaman 19 cetakan Ar Ri'asah Al 'Ammah Lil Ifta', Riyadh.",Bin Baz berkata: ,"Allah berfirman, ""Tidak ada sesuatupun yang seperti-Nya, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S As Syura,42:11)",Allah tidak memiliki tubuh maupun anggota tubuh dan segala sifat anggota tubuh,Kesucian Allah dari memiliki tubuh maupun anggota tubuh dan sifat-sifatnya,
4,,Menyangkal perihal Allah memiliki tubuh maupun anggota tubuh dan sifat-sifatnya adalah perkataan yang tercela,,,,
5,"Lihat majalah Haji tahun 49 juz 11 tahun 1415 H Mekah, halaman 73-74","Bin Baz berkata: ""Allah berada diatas Singgasana (Arsy) dengan Zat-Nya.""",Rasulullah,"Allah ada tanpa berada di tempat manapun karena yang dibatasi tempat maka pasti terbatas dan memiliki kwantitas dan ukuran, sedangkan Allah Maha Suci dari semua itu",Allah tidak bertempat,
6,,,"bersabda, ""Allah telah ada dan tidak ada sesuatu pun selain-Nya."" (Hadis riwayat Bukhari)",,,
7,"Lihat kitab mereka yang berjudul ""Kaifa Nafhamu at Tauhid"" karya Muhammad Basymil halaman 16, cetakan Riyadh, Saudi Arabia","Golongan Wahabi mengatakan: Abu Lahab dan Abu Jahal lebih bertauhid kepada Allah dan lebih tulus keimanannya daripada orang-orang Islam yang mengucap ""Tiada tuhan selain Allah, Muhammad adalah Utusan Allah"" yang bertawassul kepada para wali dan orang-orang saleh","Allah berfirman tentang Abu Lahab, ""Kelak ia akan masuk ke dalam Api yang bergejolak."" (Q.S Al Lahab,111:3)",Abu Jahal dan Abu Lahab bukan orang yang beriman maupun bertauhid karena mereka tidak mempercayai keesaan Allah,Abu Jahal dan Abu Lahab,
8,,,Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan bahwa tawassul boleh dilakukan namun golongan Wahabi menolak tawassul meski mereka menyatakan mengikuti Imam Ahmad bin Hanbal,,,
9,"Lihat kitab karya Saleh bin Fauzan berjudul ""Min Masyahiril Mujaddidiin fil Islam: Bin Taimiyah Wa Muhammad bin Abdul Wahab"" hlm 32 cetakan Ar Ri'asah Al 'Ammah Lil Ifta', Riyadh",Saleh bin Fauzan berkomentar: Al Asya'irah dan Al Maturidiyah tidak layak disebut sebagai kelompok Ahlu Sunnah Wal Jamaah,"Murtadha Az Zubaidi berkata: Ketika golongan Ahlu Sunnah Wal Jamaah disebut, maka yang dimaksud adalah Al Asya'irah dan Al Maturidiyah (Ithafus Sadah/6)",Al Asya'irah dan Al Maturidiyah adalah Ahlu Sunnah Wal Jamaah,Al Asya'irah (Para pengikut Imam Abu Hasan Al-Asyari) dan Al Maturidiyah (para pengikut Imam Abu Mansyur Al Maturidi) ,
10,"Lihat kitab mereka berjudul ""Fathul Majid"" karya Abdurrahman bin Muhammad bin Abdul Wahab, halaman 352 cetakan Maktabah Darus Salam, Riyadh","Orang-orang Wahabi telah berdusta dengan mengatakan: ""Banyak orang Ahlu Sunnah Wal Jamaah yang menghukumi kafir para pengikut Imam Asyari""",Orang-orang Islam di dunia yang berakidah Ahlu Sunnah Wal Jamaah adalah mereka yang dalam bidang akidah mengikuti Imam Abu Hasan Al Asyari dan Imam Abu Mansyur Al Maturidi,Al Asya'irah adalah orang-orang yang Islam dan beriman ,Al Asya'irah (Para pengikut Imam Abu Hasan Al-Asyari),
11,,,,,,
12,"Lihat kitab mereka ""Al Iman bil Anbiya' Jumlatan"" karya Abdullah bin Zaid, cetakan Al Maktab Al Islami, Beirut.",Orang-orang Wahabi berkata: Adam bukan seorang nabi maupun seorang rasul,"Abu Umamah meriwayatkan bahwa seseorang telah bertanya: ""Ya Rasulullah, apakah Adam adalah seorang nabi?"" Baginda menjawab: ""Ya, dialah nabi yang diajak berbicara oleh Allah."" Hadis riwayat Bin Hibban",Ijma' (hasil kesepakatan) para ulama menyatakan bahwa Adam adalah seorang nabi Utusan Allah.,"Junjungan kita, nabi Adam",
13,,,,,,
14,"Lihat kitab mereka berjudul ""Kaifa Ihtadaita Ila Tauhid"" karya Muhammad Jamil Zainu halaman 83 dan 89, cetakan Darul Fathi, As Syariqah",Bin Baz berkomentar: Lafal sholawat ini adalah syirik,Lafal sholawat ini sama sekali tidak bertentangan dengan Al Quran dan Hadis,Dibenarkan untuk membaca sholawat dengan lafal ,"Bersholawat kepada Nabi Muhammad, semoga Allah senantiasa melimpahkan pujian, keberkatan dan kesejahteraan kepada baginda",
15,,,,"""Ya Allah, limpahkan pujian dan keberkatan kepada Muhammad, penawar hati dan obatnya, kesehatan bagi tubuh dan penyembuhnya, cahaya penglihatan dan sinarnya.""",,
16,"Lihat kitab mereka berjudul ""Al Qaulul Mukhtar Lifana'in Nar"" karya Abdul Karim Humaid hlm 7, Riyadh, Saudi Arabia dan kitab Syarah ""Aqidah Thohawiyah"" karya Bin Abul Izzi (Bin Baz memuji kitab karyanya), hlm 427, Al Maktab Al Islami, Beirut",Golongan Wahabi mengatakan: Neraka akan musnah dan azab terhadap orang kafir di dalamnya akan berhenti,"Allah berfirman, "" Dan orang-orang yang kafir bagi mereka Api Jahanam, tidak ditetapkan bagi mereka untuk mati dan azab atas mereka tidak diringankan."" (Q.S Fathir,35:36)",Neraka tidak akan musnah dan azab terhadap orang kafir di dalamnya tidak akan berhenti,Neraka,
17,,,,,,
18,"Lihat kitab mereka ""Aqidah Ahli Iman Filkholqi Adam ala Shurotir Rahman"" karya Mahmud At Tuwaijari (Bin Baz memberi kata pengantar dalam kitab ini dan memujinya) hlm 76 Darul Liwa', Riyadh",Golongan Wahabi berkata: Allah menciptakan manusia berdasarkan gambaran-Nya (maksud perkataan mereka adalah bahwa Adam dalam gambaran Allah yang berarti Allah menyerupai Adam) ,"Allah berfirman, ""Tidak ada sesuatupun yang seperti-Nya, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S As Syura,42:11)","Allah tidak menyerupai manusia karena Dia Pencipta mereka. Sang Pencipta tidak menyerupai ciptaan. Dia tidak memiliki bentuk, ukuran, kwantitas dan sifat makhluk lainnya",Allah berbeda dengan seluruh makhluk,
19,"Lihat kitab mereka ""Halaqaatun Mamnu'atun"" karangan Hasam Al Aqqad halaman 25 Darus Shahabah, Thantha",Golongan Wahabi berkata: Berzikir seribu kali adalah bid'ah yang dibuat oleh orang-orang bodoh dan ini keluar dari zikir berdasarkan syariat menuju zikir yang syirik kepada Allah,"Allah berfirman, ""Ingatlah Allah dengan berzikir sebanyak-banyaknya."" (Q.S Al Ahzab,33:41)",Boleh memperbanyak zikir untuk mengingat Allah seperti mengucap Laailaaha illallah sebanyak seribu kali,Ucapan Laailaaha illallah (tiada tuhan selain Allah),
20,,,,,,
21,"Lihat kitab mereka ""Al Majmu' Al Mufid Min Aqidatit Tauhid"" halaman 102, Maktab Darul Fikr, Riyadh","Golongan Wahabi berkata: Perangilah tarekat Ihsan sebelum kalian memerangi Yahudi karena tarekat Ihsan adalah jiwa orang-orang Yahudi dan Majusi.""",Rasulullah,"Tarekat Ihsan berada dalam bimbingan dan cahaya karena mereka mengikuti Kitab dan Sunnah, kecuali yang menyimpang dari kebenaran Ihsan dan menyimpang dari Ahli Hak (Ahli Hak ialah orang-orang mengikuti Rasulullah)",Tarekat Ihsan (Tarekat Sufi),
22,,,"bersabda: ""Barangsiapa memulai amalan yang baik dalam Islam maka ia mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengamalkannya."" Hadis riwayat Muslim",,,
23,"Lihat kitab mereka ""Halaqaatun Mamnu'atun"" karya Hasam Al Aqqad halaman 26, Darus Shahabah, Thantha","Golongan Wahabi mengatakan: Siapa yang menafsirkan Istawa dengan menguasai, maka ia telah kafir","Al Hafiz As Subki berkata: barangsiapa menafsirkan Istawa dengan menguasai, maka tidak melakukan sesuatu yang dilarang","Barangsiapa mengartikan Istawa dengan menguasai, tidak menjadi kafir, tetapi tetap Islam dan beriman",Istawa,
24,"Lihat kitab mereka ""Nazhraatun Wa Ta'qibatun 'Ala Ma Fi Kitabis Salafiyyah"" karangan Saleh Al Fauzan, halaman 40, Darul Wathan, Riyadh",Golongan Wahabi berkata: Allah menetap diatas Arsy,"Siapa yang menetap diatas sesuatu, maka bisa jadi sama ukurannya dengan sesuatu itu atau lebih besar darinya atau lebih kecil darinya. Itu semua adalah sifat-sifat jasmani yang memiliki ukuran dan kwantitas sedangkan Allah Maha Suci dari semua hal tersebut",Allah tidak disifatkan dengan menetap diatas Singgasana (Arsy),Istawa,
25,"Lihat kitab karangan Usaimin berjudul ""Tafsir Ayat Kursi"" halaman 19, Maktabah Bin Al Jauzi","Usaimin, seorang Wahabi, berkata: Kursi adalah tempat dimana Allah meletakkan kaki-Nya","Allah berfirman, ""Kursi-Nya meliputi langit dan bumi."" (Q.S Al Baqarah,2:255)",Kursi adalah sebuah benda besar yang diciptakan Allah tanpa membutuhkannya,Kursi,
26,,,,,,
27,"Kitab ""Fathul Majid"" karya Abdurrahman bin Hasan bin Muhammad bin Abdul Wahab, hlm 356, Maktabah Darus Salam, Riyadh","Golongan Wahabi menyerupakan Allah dengan manusia seraya mengatakan, ""Allah duduk diatas kursi.""","Allah berfirman, ""Tidak ada sesuatupun yang seperti-Nya, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S As Syura,42:11)",Allah tidak duduk diatas Arsy maupun Kursi karena hal itu merupakan sifat manusia,Allah Maha Suci dari bertempat,
28,"Syarah At Thohawiyah karangan Bin Abul Izzi (kitab ini dipuji-puji oleh Bin Baz) halaman 132, Al Maktab Al Islami, Beirut","Golongan Wahabi berkata sebagaimana orang-orang ahli filsafat: Alam semesta ini jenisnya ada tanpa ada permulaan, yang mana alam semesta diikuti alam semesta lainnya dan lainnya lagi, dan terus menerus demikian. ","Allah berfirman, ""Allah Pencipta setiap sesuatu."" (Q.S Az Zumar,39:62)",Alam semesta dan apa saja yang ada di dalamnya adalah makhluk atau ciptaan Allah Swt,Jenis alam semesta,
29,,,,,,
30,"Kitab karangan Saleh bin Fauzan berjudul ""At Tauhid"" halaman 70, Riyadh, Saudi Arabia",Saleh bin Fauzan dan orang Wahabi lainnya berkata: Tidak boleh bertawassul dengan kemuliaan kedudukan Nabi Muhammad,"Hadis yang berisi doa keluar dari rumah untuk menuju masjid ""Ya Allah, aku memohon kepada Engkau dengan hak mereka yang memohon kepada Engkau."" Hadis riwayat Imam Ahmad dan Binu Majah","Orang Islam boleh berdoa dengan mengucap ""Ya Allah, dengan kemuliaan kedudukan Junjungan kami Muhammad, sembuhkanlah sakit saya.""",Tawassul dengan kemuliaan kedudukan Nabi Muhammad,
31,,,,,,
32,"Kitab ""At Tauhid"" halaman 101, Riyadh, Saudi Arabia",Saleh bin Fauzan dan orang Wahabi lainnya berkata: mengistimewakan pertengahan bulan Syaban dengan mengerjakan solat dan puasa adalah haram,Rasulullah,Boleh menjalankan puasa di pertengahan bulan Syaban dan melaksanakan solat sunnah pada malam pertengahan Syaban,Pertengahan bulan Syaban,
33,,,"bersabda: ""Ketika malam pertengahan bulan Syaban telah tiba, maka beribadahlah pada malamnya dan berpuasalah pada siangnya."" Hadis riwayat Bin Majah",,,
34,"Lihat kitab mereka ""At Tauhid"" karya Bin Fauzan halaman 115-116, Riyadh, Saudi Arabia","Golongan Wahabi mengharamkan perayaan Maulid Nabi maupun membagi-bagikan makanan dan sesuatu yang manis dalam rangka menyambut keharuman bulan Maulid, dan mereka menyatakan hal itu sebagai sikap meniru-niru orang Yahudi",Para ulama Islam membenarkan perayaan Maulid Nabi yang dilakukan kaum Muslimin dari ufuk timur hingga barat bumi (kecuali orang-orang Wahabi yang menolak merayakannya) ,Boleh memperlihatkan kegembiraan dan kebahagiaan serta membagi-bagikan makanan maupun sesuatu yang manis dalam rangka menyambut bulan kelahiran Nabi Muhammad,Perayaan Maulid Nabi Muhammad,
35,,,, ,,
36,,,,,,
37,"Kitab karya Bin Fauzan ""At Tauhid"" halaman 115, Riyadh, Saudi Arabia. Lihat juga kitab mereka yang berjudul ""At Tahdzir Minal Bid'a"" halaman 5","Bin Fauzan, salah satu pemimpin Wahabi, berkata: orang-orang Islam yang bodoh dan para ulama sesat membuat perayaan dalam rangka menyambut bulan kelahiran Rasul. Bin baz menyatakan bahwa merayakan Maulid Nabi merupakan sikap meniru orang Yahudi","Kaum Muslimin dan para ulama ahli hadis, fikih dan tafsir telah bersepakat untuk merayakan Maulid Nabi","Dalam kitab ""At Tanwir Fi Maulidil Basyir An Nadzir"" karya Bin Dahiyyah disebutkan bahwa para ulama Islam dan kaum Muslimin telah merayakan Maulid Nabi sejak 900 tahun yang lalu.",Merayakan Hari Kelahiran Nabi Muhammad,
38,,,,,,
39,"Kitab berjudul ""At Tauhid"" karya Bin Fauzan, halaman 120, Riyadh, dan kitab ""Bahtsu Usbu'"" karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab","Golongan Wahabi mengharamkan perayaan peristiwa-peristiwa tersebut, disisi lain mereka justru merayakan hari kemunculan dakwah perintis Wahabi, Muhammad bin Abdul Wahab, selama seminggu","Merayakan peristiwa keislaman bersejarah sama sekali tidak melanggar syariat dan tidak ada dalil yang mengharamkannya, malahan termasuk sunnah",Tidak apa-apa merayakan peristiwa-peristiwa tersebut,"Perayaan dalam rangka memperingati Isro Mi'roj, Hijrah Nabi",
40,,,,,dan peristiwa keislaman bersejarah lainnya,
41,"Kitab ""As Suhubul Wabilah"" karya Mufti Mekah, Muhammad bin Abdullah Al Hanbali, halaman 39, cetakan Dar Bin Hazm, Beirut, dan kitab ""Aja'ibul Atsar"" karya Al Jabrati (jilid 7 hlm 146)",Golongan Wahabi mengkafir-kafirkan kaum Muslimin yang mengingkari keyakinan batil mereka,Rasulullah,Tidak boleh mengkafir-kafirkan orang Islam tanpa sebab yang sesuai hukum syariat,Muslim (Orang Islam),
42,,,"bersabda, ""Bila seseorang mengkafir-kafirkan saudaranya sedangkan ia bukan orang kafir maka orang yang memulainya itulah yang kafir."" Hadis riwayat Muslim",,,
43,"Kitab berjudul ""Aqidatul Mukmin"" karya Abu Bakar Al Jaza'iri halaman 144","Golongan Wahabi berkata: Tawasul dengan kedudukan para wali dan orang-orang saleh, membuat orang yang melakukannya keluar dari agama dan orang tersebut kelak akan tinggal selama-lamanya didalam neraka Jahanam",Tawassul ini sama sekali tidak bertentangan dengan Al Quran dan Hadis Rasulullah,"Orang Islam boleh berdoa sambil mengucap ""Ya Allah, dengan kedudukan para nabi-Mu dan wali-Mu, hilangkanlah kesusahanku.""",Tawassul dengan kedudukan para wali dan orang-orang saleh,
44,,,. Imam Ahmad bin Hanbal telah mengesahkan tawassul,,,
45,,Golongan Wahabi tidak memiliki kesepakatan (ijma) dengan semua ulama.,Tersedia lebih dari 100 buku yang disusun para ulama kenamaan memperinci akidah Wahabi yang buruk dan fatwa Wahabi yang buruk,Para ulama ahli hak (mereka yang mengikuti Rasulullah) memperingatkan orang-orang Islam agar berhati-hati terhadap akidah golongan Wahabi yang salah dan fatwa Wahabi yang batil ,Golongan Wahabi,
46,,,,,,
47,,,,,,
48,,Golongan Wahabi tidak memiliki kesepakatan (ijma) dengan semua ulama. Orang-orang Wahabi mengamalkan sesuatu yang melawan ijma semua ulama,"Nama kitab karya syekh Misbah berjudul ""Ad Dalil Al Kafi Fi Roddi Ala Wahabi"" berisi segala pelanggaran Wahabi terhadap ijma para ulama dimulai dari ijma dizaman Sahabat Nabi Muhammad","Sebagai penolakan terhadap ajaran Wahabi, syekh Misbah bin Ahmad Syabaqalu Al Bairuti telah menyusun kitab yang menjelaskan penyimpangan mereka",Golongan Wahabi,
49,,,,,,
50,"Lihat kitab berjudul ""Fatawa Muhimmah"" halaman 149-150, cetakan Riyadh",Usaimin berkomentar:,Sayyidah Aisyah Ra bertanya kepada Rasulullah,Kaum perempuan boleh berziarah ke makam Nabi Muhammad,Kaum perempuan berziarah ke makam Nabi,
51,,"Ziarah kubur bagi kaum perempuan adalah haram hukumnya, termasuk dosa besar, sekalipun ke makam Nabi Muhammad","tentang bacaan yang diucapkan ketika ziarah kubur, lalu baginda menjawab: Ucapkanlah ""Kesejahteraan atas para penghuni kediaman dari kalangan orang-orang Islam dan beriman"" Hadis riwayat Muslim",maupun kuburan orang-orang Islam,dan kuburan orang-orang Islam,
52,,,,,,
53,,,,,,
54,,,,,,
55,,,,,,
56,,,,,,
57,,,,,,
58,"Kitab mereka berjudul ""Aqidah Ahli Iman Fi Khalqi Adam ala Shurotir Rohman"" karya Mahmud At Tuwaijari hlm 40 dan 91, Darul Liwa', Riyadh. Kitab tersebut dipuji oleh Bin Baz, pemimpin Wahabi",Golongan Wahabi mengatakan bahwa Allah memiliki gambaran. Golongan Wahabi juga mengatakan bahwa Allah menciptakan manusia berdasarkan gambaran-Nya,"Allah berfirman, ""Tidak ada sesuatupun yang seperti-Nya, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat."" (Q.S As Syura,42:11)",Allah tidak menyerupai manusia maka Dia tidak mempunyai gambaran maupun bentuk,Allah Maha Suci dari memiliki gambaran,
59,,,,,,
60,,,,,,
61,"Kitab mereka berjudul ""Fatawa Al Aqidah"" karya Usaimin, hlm 72, dan kitab ""Nazhraatun Wa Ta'qibatun 'Ala Ma Fi Kitabis Salafiyyah"" karangan Bin Fauzan, hlm 23, Darul Wathan, Riyadh","Golongan Wahabi berkata: Perkataan Allah berupa huruf dan suara. Golongan Wahabi juga mengatakan bahwa kalam Allah adalah hadis (baru, lawan kata Qodim-dahulu tanpa permulaan) ","Seandainya kalam Allah terdiri dari huruf dan suara, maka pasti seperti perkataan makhluk yang berarti menyerupai perkataan manusia",Kalam Allah tidak berupa huruf maupun suara,Kalam (Perkataan) Allah,
62,,,,,,
63,,,,,,
64,"Kitab mereka berjudul ""Fatawa Al Aqidah"" karya Usaimin, halaman 85",Golongan Wahabi berkata: Allah berada dalam arah diatas Arsy dengan Zat-Nya,Rasulullah,"Allah ada tanpa arah maupun tempat, tidak menempati Singgasana (Arsy) maupun langit",Allah Maha Suci dari arah,
65,,,"bersabda: ""Ya Allah, Engkau Maha Zahir maka tidak ada sesuatu pun diatas Engkau, dan Engkau Maha Tersembunyi maka tidak ada sesuatu pun dibawah Engkau."" Hadis riwayat Muslim",,,
66,"Kitab mereka berjudul ""Fatawa Al Aqidah"" karangan Usaimin, halaman 742","Golongan Wahabi berkata: Allah bergerak, yang berarti mereka mengklaim Dia berpindah dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas",Ulama Ahli Hak telah menyepakati bahwa bergerak merupakan sifat makhluk bukan sifat Sang Pencipta,"Allah Maha Suci dari pergerakan, tidak disifatkan dengan gerakan dan perpindahan",Allah Maha Suci dari gerakan,
67,,,,,,
68,"Lihat kitab karangan Bin Baz berjudul ""At Tahqiq Wal Idhoh Likatsirin Min Masa'ilil Hajj Wal Umrah Waz Ziarah"" halaman 16","Golongan Wahabi mengharamkan tindakan memotong jenggot kapan saja sekalipun hanya sedikit, sebagaimana ditegaskan oleh Bin Baz, tokoh Wahabi",Bin Umar menggenggam jenggotnya tepat dibawah dagu lalu beliau memotong bagian yang tersisa dibawah tangannya. riwayat Abu Daud,Tidak apa-apa memotong sebagian janggut dibawah dagu maupun di kedua sisi samping dagu agar penampilan tidak nampak acak-acakan,Jenggot kaum lelaki,
69,,,,,,
70,,,,,,
71,"Majalah dakwah edisi tahun 1493 H atau 1995 M, halaman 28","Bin Baz, pemimpin Wahabi, mengatakan bahwa perempuan dilarang mengenakan celana panjang sekalipun di hadapan suaminya dan meskipun ukurannya longgar",Rasulullah,Tidak haram bagi kaum perempuan mengenakan celana panjang di hadapan suaminya,Memakai celana panjang bagi kaum perempuan,
72,,,"bersabda, ""Semoga Allah merahmati kaum perempuan yang mengenakan celana panjang (sebagai dalaman pakaian luarnya)."" Diriwayatkan Imam Baihaqi dan lainnya, dinyatakan Hasan oleh Hafiz Suyuthi",,,
73,"Lihat catatan kaki yang ditambahkan Bin Baz dalam kitab Fathul Bari karya Hafiz Bin Hajar (jilid 2 halaman 92) Darul Ma'rifah, Beirut ","Bin Baz, pemimpin Wahabi, berkata: bersholawat setelah azan adalah bid'ah yang wajib untuk dicegah",Rasulullah,Tidak apa-apa bersholawat kepada Nabi Muhammad,Bersholawat kepada Nabi,
74,,,"bersabda: ""Barangsiapa ingat aku maka bersholawatlah kepadaku."" Diriwayatkan Hafiz Abu Ya'la dan yang lainnya",dengan suara keras setelah azan,setelah azan,
75,,,,,,
76,"Hal tersebut dikatakan oleh orang-orang Wahabi di Masjid Jami Diqqoq di Damsyik (Syria). Keterangan ini telah disebutkan dalam kitab berjudul ""Isoobah"" halaman 8 karya Muhammad Juwaijati, seorang imam di Masjid jami Raudah, Damsyik","Sebagian orang Wahabi mengatakan bahwa membaca sholawat Nabi dengan suara keras setelah azan sama seperti orang yang menikahi ibu kandungnya, yaitu haram dan termasuk dosa besar",Rasulullah,Diriwayatkan bahwa terdapat pahala dalam bersholawat kepada Nabi,Bersholawat kepada Nabi Muhammad setelah azan,
77,,,"bersabda: ""Barangsiapa bersholawat kepadaku sekali, Allah Yang Maha Mulia dan Maha Hebat mencatat sepuluh kebaikan untuknya."" Hadis riwayat Ahmad",setelah azan,,
78,"Lihat kitab karangan Bin Baz berjudul ""At Tahqiq Wal Idhah Likatsirin Min Masa'ilil Hajj Wal Umrah"" halaman 89","Bin Baz, pemimpin Wahabi, mengatakan bahwa hadis-hadis yang meriwayatkan tentang keutamaan ziarah ke makam Nabi Muhammad adalah palsu",Rasulullah,Banyak hadis sahih yang menegaskan keutamaan berziarah ke makam Nabi Muhammad,Ziarah ke makam Nabi Muhammad,
79,,,"bersabda, ""Barangsiapa menziarahi kuburku, niscaya akan mendapatkan syafaatku."" Hadis riwayat Daruqutni",,,
80,,,,,,
81,"Lihat catatan kaki yang ditambahkan Bin Baz dalam kitab Fathul Bari karya Hafiz Bin Hajar (jilid 1 halaman 320) Darul Ma'rifah, Beirut","Bin Baz, petinggi Wahabi, berkata: Meletakkan pelepah kurma diatas kuburan adalah perbuatan yang tidak berdasarkan syariat",Suatu hari saat Nabi,Boleh meletakkan pelepah kurma diatas kuburan orang Islam,Meletakkan pelepah kurma diatas kuburan,
82,,,"melintasi dua kuburan, baginda meminta agar diambilkan pelepah kurma, lalu baginda mematahkannya menjadi dua dan meletakkan tiap bagian diatas kuburan tersebut seraya bersabda ""Semoga pelepah ini meringankan azab keduanya."" Hadis Riwayat Bukhari",,,
83,,,,,,
84,,,,,,
85,,,,,,
86,,,,,,
87,,,,,,
88,,,,,,
89,,,,,,
90,,,,,,
91,,,,,,
92,,,,,,
93,"Majalah ""Al Buhutsul Islamiyah"" terbitan Ri'asatul Buhutsul Ilmiyyah Wal Ifta', Riyadh, edisi 45 tahun 1416 H dan kitab mereka berjudul ""Taujihat Islamiyyah"" karya Muhammad Zainu halaman 81","Bin Baz, pemimpin Wahabi, berkata: Membaca Shadaqallahul 'Azhim setelah selesai membaca Quran adalah bid'ah yang sesat yaitu tidak diperbolehkan","Ucapan tersebut mengandung pujian kepada Allah. Allah berfirman ""Katakanlah, 'Maha Benar Allah'"" (Q.S Ali Imran,3:95) juga berfirman ""Dan siapa yang lebih benar perkataannya daripada Allah?"" (Q.S An Nisa,4:122)",Boleh mengucap Shadaqallahul 'Azhim sesudah selesai membaca Al Quran sebagaimana hal itu telah diketahui kaum muslimin di seluruh dunia,Ucapan Shadaqallahul 'Azhim,
94,,,,,(Maha Benar Allah Yang Maha Agung),
95,"Bin Baz menyebutkan dalam kitab karangannya berjudul ""At Tahqiq Wal Idhah Likatsirin Min Masa'ilil Hajj Wal Umrah"" halaman 88,90,98","Bin Baz, pemimpin Wahabi, berkata: Haram hukumnya menempuh perjalanan untuk berziarah ke makam Nabi Muhammad meskipun bagi orang yang melakukan haji yang jauh jaraknya dari Madinah Munawwaroh",Rasulullah,Bepergian ke makam Rasulullah boleh dilakukan,Menempuh perjalanan untuk berziarah ke makam Nabi Muhammad,
96,,,"bersabda: Barangsiapa datang untuk berziarah ke makamku, tidak ada tujuan lain selain berziarah kepadaku, maka aku layak untuk mensyafaatinya.Hadis riwayat Imam Tabrani",,,
97,,,,,,
98,,,,,,
99,"Surat yang ditulis Muhammad bin Abdul Wahab untuk para penduduk Riyadh, sebagaimana disebutkan dalam buku ""Tarikh Najd"" karya Husain bin Ghanim (jilid 2 halaman 137-138)","Muhammad bin Abdul Wahab berkata: semua guruku, tak satupun dari mereka yang mengetahui arti Laailaha illallah ","Ayahnya dan saudaranya yaitu Syekh Sulaiman serta para ulama di zamannya dan dizaman sesudahnya memperingatkan orang-orang agar menjauhi Muhammad bin Abdul Wahab. Keterangan ini telah disebutkan dalam kitab ""As Suhub Al Wabilah ala Dharaihil Hanabilah""",Muhammad bin Abdul Wahab adalah orang yang menyimpang dari ajaran Al Quran dan Sunnah,"Muhammad bin Abdul Wahab, pendiri aliran Wahabi",
100,,,,,,
101,,,,,,
102,,,,,,
103,,,,,,
104,,,,,,
105,,,,,,
106,,,,,,
107,,,,,,
108,"Lihat catatan kaki dalam kitab mereka berjudul ""Fawakih Al Azab"" halaman 52, cetakan Muassasah Ar Risalah, Beirut",Golongan Wahabi menyangkal semua orang Islam yang mensifatkan Allah dengan Al Qodim yang mana kaum muslimin mengambil dalilnya dari hadis Nabi dan golongan Wahabi menuduh kaum muslimin mengambilnya dari ajaran ahli filsafat,Rasulullah,Boleh menyandangkan lafal Qadim kepada Allah Swt dengan makna bahwa Allah Maha Dahulu keberadaan-Nya tanpa permulaan. Hal ini telah disepakati oleh seluruh umat Islam,Menyandangkan Lafal Qadim (Dahulu tanpa permulaan) kepada Allah,
109,,,"bersabda, ""Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung, dan dengan kemuliaan wajah-Nya dan Kekuasaan-Nya Yang Maha Dahulu (tidak berawal)."" Hadis riwayat Abu Daud",,,
110,"Syarah ""Aqidah Thahawiyah"" karya Bin Abul 'Izzi halaman 286 cetakan kesembilan tahun 1988","Golongan Wahabi mensifatkan Allah dengan sifat-sifat manusia, seraya mengatakan bahwa Allah turun dari atas ke bawah","Allah berfirman, ""Tidak ada sesuatupun yang seperti-Nya, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S As Syura,42:11)",Allah Swt tidak disifatkan dengan turun dari atas ke bawah karena hal itu merupakan sifat para makhluk,Allah Maha Suci dari sifat turun secara fisik,
111,"Kitab berjudul ""Fatawa Al Mar'ah"" halaman 27 Darul Wathan, Riyadh","Bin Baz, pemimpin Wahabi, mengatakan bahwa wajib hukumnya mencegah kaum lelaki mengajari anak-anak perempuan dan mencegah para wanita mengajari anak-anak lelaki di sekolah dasar ","Para Sahabat perempuan di zaman Nabi telah mengajari sebagian kaum lelaki tentang ajaran Islam, dan sebagian ulama hadis dikalangan lelaki pernah belajar hadis dari ulama hadis perempuan, contohnya adalah Imam Tabrani dan Bin Asakir",Tidak apa-apa selama perempuan tersebut mengajarkan hal-hal yang bermanfaat bagi mereka,Para wanita mengajari anak-anak lelaki di sekolah tingkat Madrasah Ibtidaiyah,
112,,,,,,
113,,,,,,
114,"""Fatawa Al Mar'ah"" halaman 58 Darul Wathan, Riyadh","Bin Baz, pemimpin Wahabi, berkata: Disunnahkan meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri setelah bangkit dari rukuk",Tidak ada dasar hukum yang sahih untuk meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri (seperti saat berdiri) setelah bangkit dari rukuk,"Ketika itidal yaitu setelah bangkit dari rukuk, kedua tangan menjulur ke bawah jadi tangan kanan tidak diletakkan diatas tangan kiri",Letak kedua tangan setelah bangkit dari rukuk,
115,,,,,,
116,"""Fatawa Al Mar'ah"" halaman 103, Darul Wathan, Riyadh",Pemimpin Wahabi berkata: janganlah menikahi lelaki yang meninggalkan shalat berjamaah,Meninggalkan shalat berjamaah tidak dianggap kafir akan tetapi tetap Muslim karena itu boleh menikah dengannya,Wanita muslimah boleh menikah dengan lelaki Muslim manapun,Pernikahan,
117,,,,,,
118,"""Fatawa Al Mar'ah"" halaman 127, Darul Wathan, Riyadh","Usaimin, salah satu pemimpin Wahabi, berkata: Talak yang dijatuhkan di masa haid tidak sah dan tidak berlaku","Hal ini telah disepakati kaum muslimin berdasarkan dalil bahwa Bin Umar telah menceraikan istrinya yang sedang haid, lalu Bin Umar menanyakan hal tersebut kepada Nabi","Jika seorang lelaki mentalak istrinya yang sedang haid, maka terjadi perceraian antara mereka berdua",Menceraikan perempuan haid,
119,,,dan baginda menyatakan talak tersebut berlaku. Hadis riwayat Muslim,,,
120,,,,,,
121,,,,,,
122,"""Fatawa Al Mar'ah"" halaman 192, Darul Wathan, Riyadh","Bin Baz, pemimpin Wahabi, berkata: orang perempuan tidak boleh mengemudikan mobil","Tak satupun imam Mujtahid yang mengharamkannya, padahal para Mujtahid adalah orang-orang yang paling ahli dalam ilmu Hukum Islam tentang Halal Haram",Perempuan boleh mengemudikan mobil selama masih dalam batas-batas syariat,Perempuan mengemudikan mobil,
123,,,,,,
124,"""Fatawa Al Mar'ah"" halaman 211, Darul Wathan, Riyadh","Bin Jibrin, salah satu pemimpin Wahabi, berkata: Suara orang perempuan adalah aurat bagi lelaki asing",Para Sahabat telah bertanya secara lisan kepada Siti Aisyah Ra tentang berbagai hukum dan hadis,Suara orang perempuan tidak termasuk aurat,Suara orang perempuan,
125,,,,,,
126,,,,,,
127,"Kitab karangan Bin Baz berjudul ""Al Aqidah As Shahihah Wama Yudhadduha"" halaman 22, Darul Wathan, Riyadh","Bin Baz, tokoh Wahabi, berkata: Memohon pertolongan melalui para nabi adalah perbuatan syirik","Ketika terjadi paceklik di masa kekhalifahan Umar bin Khattab Ra, seorang lelaki datang ke makam Nabi Muhammad",Memohon pertolongan melalui para nabi dan para wali bukan perbuatan syirik,Memohon pertolongan melalui para nabi,
128,,,"lantas berucap ""Ya Rasulullah, mintalah penyiraman untuk umat engkau."" Mengetahui hal itu, Umar tidak menyangkal lelaki tersebut demikian pula Sahabat lainnya. riwayat Baihaqi",,,
129,,,,,,
130,,,,,,
131,"Disebutkan dalam catatan kaki yang ditambahkan Bin Baz dalam kitab ""Aqidah Thahawiyah"" halaman 12 cetakan Riyadh","Bin Baz, pemimpin Wahabi, berkata: Allah memiliki batas yang tak diketahui siapapun kecuali Dia sendiri","Imam Abu Jafar at Thahawi As Salafi berkata tentang Allah: ""Dia Maha Suci dari segala batasan."" Imam Zainul Abidin berkata ""Engkaulah Yang mustahil memiliki batas atau menjadi terbatas"" (Ithaf As Sadah jilid 4 hlm. 380)","Mustahil bagi Allah memiliki batas yakni ukuran dan kwantitas sebab batas merupakan sifat para makhluk, yang memiliki batas adalah makhluk karena membutuhkan pada yang membatasinya, karena memiliki batas dan sifat butuh maka bukan tuhan",Allah Maha Suci dari batas manapun,
132,,,,,,
133,"Sebagaimana disebutkan dalam kitab karangan Zainu berjudul ""Taujihat Islamiyyah"" halaman 123, yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Islam, Riyadh",Zainu berkata: Diantara kemungkaran masjid adalah banyaknya jumlah menara yang dibangun,"Sikap para ulama yang menganggap baik pembangunan menara-menara mesjid dari masa ke masa, menunjukkan ijma' mereka yang membolehkannya. Dan ini bisa terlihat langsung di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi",Boleh membangun menara-menara masjid karena membangun menara telah dimulai sejak masa permulaan Islam,xxMenara Masjidil Haram dan Masjid Nabawi,
134,,,,,??????? ??????? ???? ??? ?????? ???? ???? ??????? ??? ??? ??? ???? ????? ??? ?? ???? ???????,
135,"Kitab mereka berjudul ""Taujihat Islamiyyah"" halaman 136, dicetak oleh Kementerian Agama Islam, Riyadh",Zainu mengatakan bahwa mengumumkan kematian seorang muslim di lembaran kertas termasuk bid'ah yang dilarang secara syara dan menyerupai tindakan orang-orang non Muslim,"Para ulama menegaskan boleh melakukannya, contohnya adalah Imam Nawawi dalam kitab ""Al Minhaj"" yang mengatakan amalan tersebut bukan merupakan cara kaum kafir maupun cara di jaman Jahiliyah",Boleh mengumumkan kematian seseorang,Mengumumkan kematian seseorang secara lisan dan tulisan,
136,,,,,,
137,,,,,,
138,"Kitab mereka berjudul ""Taujihat Islamiyyah"" halaman 137, dicetak oleh Kementerian Agama Islam, Riyadh","Golongan Wahabi berkata: Demikian itu haram hukumnya, pelakunya kelak akan diazab di akhirat","Seorang Sahabat yang mulia, Abdullah bin Umar membaca surah Al Baqarah dari awal sampai akhir setelah mayit dikuburkan. Riwayat Imam Baihaqi",Boleh membaca ayat-ayat Al Quran diatas kuburan mayit muslim,Membaca Al Quran untuk orang yang mati,
139,,,,,,
140,"Kitab mereka berjudul ""Fatawa Muhimmah Li 'Umumil Ummah"" halaman 50, Darul Ashimah, Riyadh",Golongan Wahabi mengharamkan perayaan malam Lailatul Qadar,"Dalilnya adalah makna ayat berikut secara umum,",Boleh merayakan malam Lailatul Qodar,Perayaan Malam Lailatul Qodar,
141,,,"""Dan berbuatlah kebaikan agar kalian makmur"" (Q.S Al Hajj,22:77) dan sebuah hadis ""Barangsiapa memulai amalan yang baik dalam Islam maka ia mendapatkan pahalanya"" Hadis riwayat Muslim",,,
142,"Kitab berjudul ""Fatawa Muhimmah"" halaman 110-111, Darul Ashimah, Riyadh","Bin Baz, pemimpin Wahabi, mengatakan bahwa haram hukumnya menggantungkan ayat-ayat Al Quran maupun doa-doa di dada","Salah satu Sahabat, Abdullah bin Umar telah menulis doa: ""Aku berlindung dengan kesempurnaan kata-kata Allah dari kemurkaan-Nya, hukuman-Nya, kejahatan para penyembah-Nya, dan dari godaan setan-setan serta kehadiran mereka."" di suatu lembaran lalu menggantungkannya di leher anak-anak beliau yang belum balig. riwayat Tirmidzi",Memakai jimat ayat-ayat Al Quran maupun doa-doa dari hadis Nabi di bagian tubuh bagian atas adalah boleh dilakukan,Memakai jimat dari Al Quran dan Hadis,
143,,,,,,
144,"Kitab mereka berjudul ""Akhto' Sya'iah"" karya Muhammad Zainu halaman 67, Darul Shomii, Riyadh",Golongan Wahabi berkata: mengucapkan kalimat-kalimat tersebut adalah perbuatan yang salah karena meniru orang-orang Yahudi,"Tidak ada seorangpun ulama mujtahid yang mengharamkanuntuk mengucapkannya, dan terbukti tak ada yang menyatakan hal itu sebagai bagian dari kebiasaan khusus orang Yahudi, banyak orang Arab yang saling menyapa dengan ucapan tersebut",Ucapan tersebut boleh digunakan,Ucapan ,
145,,,,,"""Selamat pagi"" ""Selamat sore""",
146,,,,,,
147,,,,,,
148,,,,,,
149,,,,,,
150,"Kitab mereka berjudul ""Akhto' Sya'iah"" karya Muhammad Zainu halaman 68, Darul Shomii, Riyadh",Golongan Wahabi berkata: Mengucap basmalah secara sempurna adalah salah dan bid'ah yang tercela,Tidak ada dalil dari Rasulullah,"Orang Islam boleh mengucap ""Bismillah ir Rohman ir Rohiim"" ketika hendak makan","Mengucap ""Bismillah ir Rohman ir Rohiim""",
151,,,yang mengharamkannya,,,
152,,,,,,
153,"Kitab mereka berjudul ""Akhto' Sya'iah"" karya Muhammad Zainu halaman 73, Darul Shomii, Riyadh",Golongan Wahabi berkata: suatu kesalahan jika mengucap perkataan tersebut ketika Hari Raya maupun pada hari-hari lainnya,Ucapan tersebut menjadi doa kebaikan bagi sesama muslim,Boleh mengucapkannya,Pada Hari Raya mengucap,
154,,,,,"""Kulla 'Aamin Wa Antum Bikhoir"" (setiap tahun semoga kalian dalam kebaikan)",
155,,,,,,
156,"Kitab karangan Usaimin berjudul ""Al Liqa' As Syahri"" nomor 3 halaman 47, Darul Wathan, Riyadh","Usaimin, salah satu pemimpin Wahabi, berkata: Tidak boleh bagi kita untuk membuktikan bahwa Allah mempunyai lisan ataukah tidak karena kita tidak mengetahuinya","Allah berfirman, ""Tidak ada sesuatupun yang seperti-Nya."" (Q.S As Syura,42:11)","Allah Yang Maha Mulia dan Maha Hebat berbicara tanpa anggota tubuh yaitu tanpa lisan, mulut dan kedua bibir karena semuanya itu merupakan sifat-sifat manusia. Mustahil bagi Allah memiliki sifat seperti sifat-makhluk ciptaan-Nya",Allah berbicara tanpa lisan,
157,,,"Imam Thahawi As Salafi berkata: Allah Swt Maha Suci dari segala batas dan batasan, pilar, anggota tubuh, dan peralatan",,,
158,"Kitab karangan Usaimin berjudul ""Al Liqa' As Syahri"" nomor 11 halaman 32-33, Darul Wathan, Riyadh",Usaimin berkata: Tidak boleh mendengarkan kasidah keislaman yang ada tabuhan rebananya,Suatu ketika Rasulullah,Boleh menabuh rebana dalam kasidah keislaman dan mendengarkannya,Tabuhan rebana dalam kasidah keislaman,
159,,,"menyusuri kota Madinah, tiba-tiba baginda melewati para wanita yang menabuh rebana sambil bernyanyi dan mereka mengucapkan:",,,
160,,,"""Kami adalah tetangga dari bani Najjar, Alangkah bagusnya baginda Muhammad menjadi tetangga kami"" Maka Nabi",,,
161,,,"bersabda, ""Allah mengetahui bahwa aku mencintai kalian"" Hadis riwayat Bin Majah",,,
162,,,,,,
163,,,,,,
164,,,,,,
165,,,,,,
166,,,,,,
167,,,,,,
168,,,,,,
169,,,,,,
170,"Kitab berjudul ""Al Qawa'id Al Mutsla"" karya Usaimin halaman 45, Riyadh",Golongan Wahabi menyebut orang-orang Ahlu Sunnah sebagai kelompok Mu'attholah (kelompok yang menghampakan sifat-sifat Allah) karena mereka menafsirkan kata-kata yang samar,"Nabi Muhammad pernah mendoakan Bin Abbas: ""Ya Allah, ajarkanlah kepadanya Hikmah dan penafsiran Al Quran."" Hadis riwayat Bin Majah. Menafsirkan kata-kata samar juga dilakukan oleh para Sahabat lainnya. Dalam kitab tafsir susunan Imam Tobari, syekhnya para ahli tafsir, isinya penuh dengan penafsiran para Sahabat",Dibolehkan untuk menafsirkan ayat-ayat maupun hadis yang samar (Mutasyabihat) selama tidak bertentangan dengan Al Quran dan sesuai dengan ilmu bahasa Arab,Menafsirkan kata-kata yang samar,
171,"Kitab karangan Usaimin berjudul ""Al Qawa'id Al Mutsla"" halaman 51, Riyadh","Usaimin berkata: Hati anak turun Adam seluruhnya adalah di antara dua jari dari jari-jari Yang Maha Pengasih secara hakiki dan tidak berarti bersentuhan maupun berada didalamnya. Contohnya adalah awan yang ditundukkan di antara langit dan bumi, namun tidak pernah menyentuh langit maupun bumi. Mekah dan Madinah adalah kota yang saling berjauhan dan keduanya juga jauh dari bulan namun kalian bisa melihat bulan purnama diantara kedua kota tersebut. ","Di akhir hadis tersebut, Rasulullah",Suatu hadis yang berbunyi: Hati manusia adalah di antara dua jari dari jari-jari Allah Swt. Riwayat Tirmidzi,Hati anak turun Adam (Hati manusia),
172,,,"bersabda, ""Dia membolak-balikkan hati sebagaimana yang Dia kehendaki."" Rasulullah",yang bermakna bahwa hati manusia adalah dibawah kehendak Allah Swt. Jika menghendaki niscaya Dia membimbing hati anak turun Adam dan jika menghendaki niscaya Dia tidak membimbing mereka.,,
173,,,"juga bersabda: ""Jika menghendaki, maka Dia membuat seseorang berada dijalan yang lurus dan jika Dia menghendaki, niscaya Dia membuatnya menyimpang.""Rasulullah",,,
174,,,"berdoa: ""Wahai Pembolak balik hati, teguhkanlah hati kami dalam agama-Mu."" Hadis riwayat Ahmad",,,
175,"""Albani Fatawa"" halaman 63 Darul Jil, Beirut","Sebagian orang-orang Wahabi berkata: Berziarah kepada sanak kerabat yang masih hidup ketika hari raya saja dan sepanjang tahun mereka tidak pernah berziarah maka merupakan bidah, demikian pula menziarahi orang mati, hukumnya adalah bidah sesat yang dilarang secara syariat",Rasulullah,Berziarah kepada sanak kerabat pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha termasuk bagian dari silaturrahmi dan agar kebahagiaan masuk di hati orang Islam,Saat hari raya berziarah pada sanak kerabat yang masih hidup dan yang telah meninggal dunia,
176,,,"berkata kepada Abu Hurairah, ""Sebarkanlah salam, berilah makan, jalinlah tali silaturrahmi, dan beribadahlah di malam hari ketika orang-orang sedang tidur, niscaya engkau masuk Surga dengan sejahtera."" Hadis riwayat Bin Hibban",,,
177,"Catatan kaki yang ditambahkan Bin Baz dalam kitab mereka berjudul ""Fathul Majid"" halaman 216, Dar Ulin Nuha","Golongan Wahabi berkata: Bagi penduduk Mesir, tuhan mereka yang paling agung adalah Ahmad Badawi",Para ulama berkata: Setiap muslim boleh berziarah ke makam nabi atau wali untuk mendapatkan keberkatan,Penduduk Mesir menziarahi makam Imam Badawi (nama seorang wali dan ulama besar) bukan untuk menyembahnya tetapi niat kaum muslimin yang menziarahi makam beliau tersebut ialah memohon kepada Allah Swt agar memberikan keberkatan kepada mereka,Penduduk Mesir,
178,,,,,,
179,"Catatan kaki yang ditambahkan Bin Baz dalam kitab mereka berjudul ""Fathul Majid"" halaman 217, Dar Ulin Nuha","Golongan Wahabi berkata: Ditengah mereka lagi marak penyembahan berhala, pohon, batu dan kuburan",Para ulama berkata: Setiap muslim boleh berziarah ke makam nabi atau wali untuk mendapatkan keberkatan,Kaum muslimin di Hijaz dan Yaman hanya menyembah Allah Swt,Penduduk Hijaz dan Yaman,
180,,,,,,
181,"Kitab ""Al Maut 'Izhatuhu Wa Ahkamuhu"" karya Ali Abdul Hamid halaman 29, Al Maktabah Al Islamiyah, Yordan",Golongan Wahabi berkata: Tidak boleh mengucap ucapan yang mengesakan Allah karena hal itu melanggar syariat,"Dalam syariat Islam, tidak ada larangan untuk mengucapkannya",Boleh melakukannya karena hal itu membuat orang-orang berzikir mengingat Allah dan menjauhkan mereka dari perbuatan gibah terhadap mayit muslim tersebut,Mengiringi jenazah sambil membaca tahlil,
182,,,,,,
183,"Kitab ""Al Maut 'Izhatuhu Wa Ahkamuhu"" karya Ali Abdul Hamid halaman 30, 43, Al Maktabah Al Islamiyah, Yordan",Golongan Wahabi berkata: Tidak dibolehkan membawa jenazah dengan menggunakan mobil jenazah dan mengantarnya ke kuburan sambil mengendarai mobil karena hal itu merupakan kebiasaan orang kafir,Hukum asal setiap sesuatu adalah mubah selama tidak ada dalil yang mengharamkannya dan terbukti bukan merupakan kebiasaan orang kafir saja. Yang sunnah adalah mengangkat jenazah dan membawanya sambil berjalan kaki,Boleh melakukannya dan tidak haram,Membawa jenazah diatas mobil,
184,"Kitab karangan Bin Fauzan ""Al Wala' Wal Barra'"" halaman 7, Al Wathan Lin Nasyr, Riyadh",Bin Fauzan berkata: Haram hukumnya meniru orang kafir seperti berbicara dengan bahasa mereka,Tidak ada dalil yang mengharamkannya,"Berbicara dengan bahasa Inggris, Perancis atau bahasa lainnya hukumnya boleh",Berbicara dengan selain bahasa Arab,
185,"Buku ""Fatawa Wa Taujihat Lil Mar'ah"" halaman 4 cetakan Riyadh","Usaimin, seorang Wahabi, berkata: Haram hukumnya bagi perempuan naik mobil sendirian bersama sopir yang bukan mahramnya meski berada di tengah kota","Dalilnya adalah kaidah fikih ""Hukum asal setiap sesuatu adalah boleh selama tidak ada dalil yang mengharamkannya.""",Tidak diharamkan selama dalam batas-batas syariat Islam,Perempuan naik mobil,
186,"Buku ""Fatawa Wa Taujihat Lil Mar'ah"" halaman 4 cetakan Riyadh","Bin Jibrin, seorang Wahabi, berkata: Haram bagi perempuan mengenakannya karena memperlihatkan kepalanya, lehernya dan ukuran pundaknya","Tak seorang pun dari para imam mujtahid yang mengharamkan hal tersebut, dan siapa yang mengatakan hukumnya haram maka hendaklah ia membuktikannya",Tidak haram bagi kaum perempuan mengenakan pakaian luar yang menutupi hingga kedua bahunya,Pakaian luar wanita,
187,,,,,,
188,"Kitab ""Al Faazh Wa Mafahim"" karya Usaimin halaman 67, Darul Wathan, Riyadh",Golongan Wahabi berkata: menyebutkan jadwal imsak di kalender yaitu sepuluh menit atau lima belas menit sebelum solat subuh termasuk batil dan bid'ah,Tidak ada dalil dari Al Quran maupun hadis yang melarangnya,Selama kalender tersebut menyebutkan jadwal solat lima waktu maka boleh menyebutkan waktu imsak karena bisa mengingatkan orang-orang agar bersiap-siap menjelang masuknya waktu subuh,Menyebutkan jadwal imsak pada bulan Ramadan di kalender ,
189,,,,,,
190,"Kitab mereka berjudul ""Al Hadiyyah As Saniyyah"" karya Abdullah bin Muhammad bin Abdul Wahab, halaman 47, cetakan Al Manar, Mesir",Golongan Wahabi berkata: Menggunakan tasbih merupakan bid'ah tercela. Tasbih tidak boleh digunakan dan dilarang untuk diperlihatkan,Suatu hari Nabi Muhammad,Orang Islam boleh berzikir mengingat Allah dengan menggunakan tasbih,Tasbih (alat untuk berzikir),
191,,,"melewati seorang Sahabat perempuan yang sedang berzikir dengan menggunakan tasbih terbuat dari batu-batu kecil, dan baginda tidak menyangkalnya. Hadis riwayat Imam Tirmidzi, Tabrani dan Bin Hibban",,,
192,,,,,,